Postingan

BERDUA KITA BERADU

Gambar
Gambar Ilustrasi Perempuan.  Demi pagi yang sedang mendayu dayu . . Dan aku yang sedang berusaha untuk merayu . . Untuk memupus harapan di kelam nya pagi yang syahdu . . Merangkul congkak nya malam & pagi yang dingin bagai salju . . Lalu untuk apa yang setengah cahaya yang sendu . . Ketika derai air mata yang jatuh di belantara berderu . . Ketika uluran tali hari yang lalu masih menyatu . . Siapa aku yang mencoba mencegah roda perputaran waktu . . Selamat pagi duhai hari yang lusuh nan kaku . . Telah kau hantarkan lagi suasana yang beku . . Membuat raga nya tertempel debu debu ranjau . . Dan sukma di hinggapi ledakan dahsyat rasa pilu . . Celah cintaku itu semua tertutup dengan mata yang kau buat sayu . . Duhai kau yang sedang merajut benang benang biru . . Sulaman mu membentuk kanvas warna kelabu . . Ratapan mu sekaligus ungkapan rasa kian buat mu terpaku . . Mengiringi hari hari mu yang terbalut oleh rindu . . Dan aku yang ingin memacu asa menjadi satu . . Terlontar oleh dent...

GUBAHAN JUBAH SEMESTA

Gambar
Gambar: Dalam Kegelapan.  Jari-jemari tangan waktuKu telah lama menggali tanah-tanah perasaan untuk menemukan hati-hati yang terkubur oleh pasir kedukaan.. Aku pun mencoba mencari bangkai-bangkai hati yang mati terluka oleh tajamnya pisau kata-kata.. Serta berusaha membangkitkan mereka dengan meniupkan roh keyakinan.. Agar suatu saatku mampu memeluk tubuh hati mereka dengan rangkulan abadi yang takkan terlepas oleh kematian.. Cinta pun menyemprotkan sebuah keharuman jiwa alam semesta untuk kehidupan para perawan perasaan.. Inginku genggam awan gelap yang bergelayutan di relung-relung ruang dada Tuhan.. Dan menjadikannya bola-bola kekecewaan yang akanku lempar & akanku tenggelamkan di lautan waktu yang hampa..  Agar tak mengganggu pandanganKu menuju puncak gunung kebahagiaan.. Dentuman teriakan kekosongan melubangi tebing-tebing hatiKu.. Begitu banyak jeritan jiwa-jiwa yang terjepit di dinding luka yang selalu mencoba bangkit dari injakan keterpurukan.. Semua terjadi karena...

RENTA

Gambar
Gambar: Moh Munir dan Orang Tak Dikenal Sekian purnama tanpa sua, gulitapun menyapa manja.  Ucap kata kadang jadi lara dalam, terasing dalam bias bising.  Syahdu rindu bergemuruh dalam ruh, tanpa mampu sedikit luluh. Resah kian merapah dalam gundah, meraung menjerit membuat riuh kala gemuruh.  Atma membara menahan gelora akan sua, mengharap nirwana segera tiba. Aku menjaga cinta dalam kalbu, walau luka membuat diri ambigu. Bungkam dalam seribu diam, membisu dalam juta waktu, kala risau menjabar terpanggang amarah menggelegar. Semua sudah dipenghujung, dalam pusara gulita.  Petir bersahut getir dalam durjana melumpuh nestapa, kau buat nafas sesak sekarat teramat sangath Pintu yang terkunci rapat mulai longgar,  pijar cahaya baru menyesap perlahan, menjadi lentera dalam gulita.  Alibi peduli jadi senjata mati. Padahal aku masih berjuang membuka ruang demi hari esok yang terang.  Terus menggali menyusur lakuna, demi nirwana pada rumah cinta berdua.  ...